Pendaftaran

Abstrak penelitian

ABSTRAK

SUPRAPTO, EKO. 2012. Hubungan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Kewirausahaan dengan Minat Berwirausaha Siswa Kelas X SMA Al Azhaar Tulungagung Tahun Pembelajaran 2011/2012. Skripsi,Pendidikan Ekonomi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung.
Pembimbing I : Drs, Siswo Subagyo, MPd
Pembimbing II: Drs, H. Luckman Sukadji, MM.

Setiap siswa pasti mempunyai cita-cita menjadi siswa yang sukses. Untuk menjadi siswa yang sukses setiap siswa harus berusaha untuk meraih keinginan yang di cita-citakannya.Cita-cita untuk menjadi pegawai terkadang juga tidak selalu terpenuhi. Berwirausaha merupakan jalan yang lebar bagi setiap orang. Dalam meraih cita-cita untuk menjadi seorang wirausaha siswa harus berusaha belajar dengan tekun dan giat. Dengan belajar secara tekun dan giat maka akan menjadikan prestasi seorang siswa akan semakin meningkat. Dengan prestasi tinggi maka akan semakin terbuka untuk meraih tujuan menjadi seorang wirausaha.
Permasalahan yang diteliti oleh penulis dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan yang positif dan signifikan antara prestasi belajar mata pelajaran kewirausahaan dengan minat berwirausaha siswa kelas X SMA Al Azhaar Tulungagung tahun 2011/2012.
Untuk mengukur variabel-variabel dalam penelitian ini digunakan dua cara yaitu metode dokumen dan metode angket. Metode dokumen digunakan untuk mengukur besarnya prestasi belajar mata pelajaran kewirausahaan sedang metode angket digunakan untuk mengukur tingginya minat berwirausaha pada siswa.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya prestasi belajar mata pelajaran kewirausahaan siswa kelas X SMA Al Azhaar Tulungagung tahun 2011/2012, untuk mengetahui minat berwirausaha siswa kelas X SMA Al Azhaar Tulungagung tahun 2011/2012, dan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara prestasi belajar mata pelajaran kewirausahaan siswa kelas X SMA Al Azhaar Tulungagung tahun 2011/2012.
Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kuantitatif, yang mana semua jenis data-data informasi yang terkumpul dalam bentuk angka-angka/numerik melalui skala instrumen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Al Azhaar Tulungagung tahun pembelajran 2011/2012 yang berjumlah 34 siswa dengan rincian 21 Kelas XA dan 13 Kelas XB. Jumlah populasi sebanyak 34 siswa semua dijadikan responden dalam penelitian. Penelitian ini disebut penelitian sensus karena seluruh populasi yang ada diteliti semua.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier dengan menggunakan bantuan computer dengan mekanisme pengujian signifikansi nilai Fhitung ditentukan berdasarkan nilai signifikansi yang diperoleh dari perhitungan. Bila nilai signifikansi yang diperoleh dari perhitungan (Sig.) lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditetapkan (α), maka nilai Fhitung yang diperoleh signifikan, yang berarti hipotesis diterima. Taraf signifikansi yang diambil oleh peneliti α = 0,05.
Dari hasil perhitungan pada tabel Anova ternyata diperoleh nilai sig = 0,000 < dari α = 0,05 berarti dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara prestasi belajar mata pelajaran kewirausahaan dengan minat berwirausaha. Kemudian dari hasil perhitungan summary diperoleh hasil besarnya kontribusi prestasi belajar mata pelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha R Square = 0,683. Ini menyatakan bahwa pengaruh prestasi belajar mata pelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada siswa kelas X SMA Al Azhaar tahun 2011/2012 sebesar 68,3 % sedangkan yang sebesar 31,7 % dipengaruhi oleh faktor diluar prestasi belajar mata pelajaran kewirausahaan yang tidak diteliti oleh peneliti.
Disarankan alangkah baiknya jika Kepala Sekolah memberikan kebijaksanaan dan dorongan kepada siswa untuk belajar lebih tekun dan giat lagi khususnya untuk mata pelajaran kewirausahaan agar prestasi siswa bisa ditingkatkan sehingga akan memperbesar minatnya untuk menjadi seorang wirausaha setelah lulus. Bagi guru dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai motivasi untuk mengembangkan materi mata pelajaran kewirausahaan dalam teori maupun praktek sehingga siswa mempunyai kemampuan dan ketrampilan dalam berwirausaha, dan bagi siswa sendiri diharapkan mempunyai semangat untuk belajar lebih giat lagi sehingga dapat meningkatkan prestasinya terutama prestasi mata pelajaran kewirausahaan di sekolahnya.

Kata Kunci: Prestasi belajar, minat berwirausaha, Siswa kelas X SMA Al Azhaar Tulungagung

Pengumuman lomba IJW 2011

Setelah sekian hari menunggu akhirnya aku terima. Pengumuman hasil lomba menulis cerita yang diselenggarakan oleh Magna Olympus Indonesia di malang.

Segera aku buka amplop coklat tersebut, ada 2 piagam 1 untuk peserta dan 1 untuk panitia lokal, dan 1 lembar surat dan 2 lampiran hasil juara.

Alhamdulillah dapat skor 94, nilai ini masuk kategori sangat baik, tapi masih ada yang lebih baik dengan kategori memuaskan, yaitu rentang nilai antara 121 samapi dengan 150.

Juara I diraih oleh Annisa Shofia Khairina siswa kelas VII Sampit Assyifa Boarding Sch, Fanny Djayatan kelas VIII SMP PAHOA , Y Spark Budi Harsono kelas IX SMP Santa Ursula BSD.  Juara II diraih oleh Ajeng Ananda Diasri kelas VII dari SMPN I Pasar kemis, Aryati Hasna S. kelas VIII SMP Permata Insani Islamic Sch, Nur Maizzatul Akmal kelas IX Mtsn Kalidawir, juara III diraih Resna Dwi Maryana kelas VII SMPN 2 Brebes, Diah Nurrobbaniah kelas VIII SMPN Dampit, Ditha Rizky ika Putri Nurbaya kelas IX Mtsn Munjungan, LArasati Ainun Putri kelas IX SMP N 1 Candi.

Faktor faktor yang mempengaruhi proses belajar

Secara umum factor-faktor yag mempengaruhi proses hasil belajar dibedakan atas dua kategori, yaitu factor internal dan factor eksternal . kedua factor tersebut saling memengaruhi dalam proses individu sehingga menentukan kualitas hasil belajar.

A, factor internal

Factor internal adalah factor-faktor yang berasal dari dalam diri individu dan dapat memengaruhi hasil belajar individu. Factor-faktor internal ini meliputi factor fisiologis dan factor psikologiss.

1.      Factor fisiologis

 

Factor-faktor fisiologis adalah factor-factor yang berhubungan dengan kondisi fisik individu. Factor-factor ini dibedakan menjadi dua macam.

 

Pertama, keadaan tonus jasmani. Keadaan tonus jasmani pada umumnya sangat memengaruhi aktivitas belajar seseorang . kondisi fisik yang sehat dan bugar akan memberikan pengaruh positif terhadap kegiatan belajar individu. Sebaliknya, kondisi fisik yang lemah atau sakit akan menghambat tercapainya hasil belajar yang maksimal. Oleh karena itu keadaan tonus jasmani sangat memengaruhi proses belajar , maka perlu ada usaha untuk menjaga kesehatan jasmani.

 

Cara untuk menjaga kesehatan jasmani antara lain adalah :

 

a.      menjaga pola makan yang sehat dengan memerhatikan nutrisi yang masuk kedalam tubuh, karena  kekurangan gizi atau nutrisi akan mengakibatkan tubuh cepat lelah, lesu , dan mengantuk, sehingga tidak ada gairah untuk belajar,

b.      rajin berolah raga agar tubuh selalu bugar dan sehat;

c.      istirahat yang cukup dan sehat.

 

Kedua, keadaan fungsi jasmani/fisiologis. Selama proses belajar berlangsung, peran fungsi fisiologis pada tubuh manusia sangat memengaruhi hasil belajar, terutama panca indra. Panca indra yang berfunsi dengan baik akan mempermudah aktivitas belajar dengan baik pula . dalam proses belajar , merupakan pintu  masuk bagi segala informasi yang diterima dan ditangkap oleh manusia. Sehinga manusia dapat menangkap dunia luar. Panca indra yang memiliki peran besar dalam aktivitas belajar adalah mata dan telinga. Oleh lkarena itu, baik guru maupun siswwa perlu menjaga panca indra dengan baik, baik secara preventif maupun secara yang bersifat kuratif. Dengan menyediakan sarana belajar yang memenuhi persyaratan, memeriksakan kesehatan fungsi mata dan telinga secara periodic, mengonsumsi makanan yang bergizi , dan lain sebagainya.

 

2. Factor psikologis

 

Factor –faktor psikologis adalah keadaan psikologis seseorang yang dapat memengaruhi proses belajar. Beberapa factor psikologis yang utama memngaruhi proses belajar adalah kecerdasan siswa, motifasi , minat, sikap dan bakat.

 

        kecerdasan /intelegensia siswa

 

Pada umumnya kecerdasan diartikan sebagai kemempuan psiko-fisik dalam mereaksikan rangsaganan atau menyesuaikan diri dengan lingkungan melalui cara yang tepat. Dengan dmikian, kecerdasan bukan hanya berkaitan dengan kualitas otak saja, tetapi juga organ-organ tubuh lainnya. Namun bila dikaitkan dengan kecerdasan, tentunya otak merupakan organ yang penting dibandingkan organ yang lain, karena fungsi otak itu sebagai organ pengendali tertinggi (executive control) dari hamper seluruh aktivitas manusia.

Kecerdasan merupakan factor psikologis yang paling penting dalam proses belajar siswa, karena itu menentukan kualitas belajar siswa. Semakin tinggi iteligensi seorang individu, semakin besar peluang individu tersebut meraih sukses dalam belajar. Sebaliknya, semakin rendah tingkat intelegensi individu, semakin sulit individu itu mencapai kesuksesan belajar. Oleh karena itu, perlu bimbingan belajar dari orang lain, seperti guru, orang tua, dan lain sebagainya. Sebagai factor psikologis yang penting dalam mencapai kesuksesan belajar, maka pengetahuan dan pemahaman tentang kecerdasan perlu dimiliki oleh setiap calon guru professional, sehingga mereka dapat memahami tingakat kecerdasannya.

Para ahli membagi tingkatan IQ bermacam-macam, salah satunya adalah penggolongan tingkat IQ berdasarkan tes Stanford-Biner yang telah direvisi oleh Terman dan Merill sebagai berikut ((Fudyartanto  2002).

 

Distribusi Kecerdasan IQ menurut Stanford Revision

Tingkat kecerdasan (IQ)

Klasifikasi

140 – 169

Amat superior

120 – 139

Superior

110 – 119

Rata-rata tinggi

90 – 109

Rata-rata

80 – 89

Rata-rata rendah

70 – 79

Batas lemah mental

20 — 69

Lemah mental

 

Dari table tersebut, dapat diketahui ada 7 penggolongan tingkat kecerdasan manusia, yaitu:

 

A.      Kelompok kecerdasan amat superior (very superior) merentang antara IQ 140—IQ 169;

B.     Kelompok kecerdasan superior merenytang anatara IQ 120—IQ 139;

C.     Kelompok rata-rata tinggi (high average) menrentang anatara IQ 110—IQ 119;

D.     Kelompok rata-rata (average) merentang antara IQ 90—IQ 109;

E.     Kelompok rata-rata rendah (low average) merentang antara IQ 80—IQ 89;

F.      Kelompok batas lemah mental (borderline defective) berada pada IQ 70—IQ 79;

G.     Kelompok kecerdasan lemah mental (mentally defective) berada pada IQ 20—IQ 69, yang termasuk dalam kecerdasan tingkat ini antara lain debil, imbisil, idiot.

 

Pemahaman tentang tingkat kecerdasan individu dapat diperoleh oleh orang tua dan guru atau pihak-pihak yang berkepentingan melalui konsultasi dengan psikolog atau psikiater. Sehingga dapat diketahui anak didik berada pada tingkat kecerdasan yang mana, amat superior, superior, rata-rata, atau mungkin malah lemah mental. Informasi tentang taraf kecerdasan seseorang merupakan hal yang sangat berharga untuk memprediksi kamampuan belajar seseorang. Pemahaman terhadap tingkat kecerdasan peserta didik akan membantu megarahkan dan merencanakan bantuan yang akan diberikan kepada siswa.

 

          Motivasi

 

Motivasi adalah salah satu factor yang memengaruhi keefektifan kegiatan belajar siswa. Motivasilah yang mendorong siswa ingin melakukan kegiatan belajar. Para ahli psikologi mendefinisikan motivasi sebagai proses di dalam diri individu yang aktif, mendorong, memberikan arah, dan menjaga perilaku setiap saat (Slavin, 1994). Motivasi juga diartikan sebagai pengaruh kebutuhan-kebutuhan dan keinginan terhadap intensitas dan arah perilaku seseorang.

Dari sudut sumbernya motivasi dibagi menjadi dua, yaitu motivasi intrinsic dan motivasi ekstrinsik. Motaivasi intrinsic adalah semua factor yang berasal dari dalam diri individu dan memberikan dorongan untuk melakukan sesuatu. Seperti seorang siswa yang gemar membaca, maka ia tidak perlu disuruh-suruh untuk membaca, karena membaca tidak hanya menjadi aktifitas kesenangannya, tapi bisa jadi juga telah mejadi kebutuhannya. Dalam proses belajar, motivasi intrinsic memiliki pengaruh yang efektif, karena motivasi intrinsic relaatif lebih lama dan tidak tergantung pada motivasi dari luar(ekstrinsik).

Menurut Arden N. Frandsen (Hayinah, 1992), yang termasuk dalam motivasi intrinsic untuk belajar anatara lain adalah:

 

a.      Dorongan ingin tahu dan ingin menyelisiki dunia yang lebih luas;

b.      Adanya sifat positif dan kreatif yang ada pada manusia dan keinginan untuk maju;

c.      Adanaya keinginan untuk mencapai prestasi sehingga mendapat dukungan dari orang-orang penting, misalkan orang tua, saudara, guru, atau teman-teman, dan lain sebaginya.

d.      Adanya kebutuhan untuk menguasai ilmu atau pengetahuan yang berguna bagi dirinya, dan lain-lain.

 

Motivasi ekstrinsik adalah factor yang dating dari luar diri individu tetapi memberi pengaruh terhadap kemauan untauk belajar. Seperti pujian, peraturan, tata tertib, teladan guru, orangtua, danlain sebagainya. Kurangnya respons dari lingkungansecara positif akan memengaruhi semangat belajar seseorang menjadi lemah. 

 

          Minat

 

130_besarSecara sederhana,minaat (interest) nerrti kecemnderungan dan kegairahan yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu. Menurut Reber (Syah, 2003) minat bukanlah istilah yang popular dalam psikologi disebabkan ketergantungannya terhadap berbagai factor internal lainnya, seperti pemusatan perhatian, keingintahuan, moativasi, dan kebutuhan.

Namun lepas dari kepopulerannya, minat sama halnya dengan kecerdasan dan motivasi, karena memberi pengaruh terhadap aktivitas belajar, ia akan tidak bersemangat atau bahkan tidak mau belajar. Oleh karena itu, dalam konteks belajar di kelas, seorang guru atau pendidik lainnya perlu membangkitkan minat siswa agar tertarik terhadap materi pelajaran yang akan dihadapainya atau dipelajaranya.

Untuk membagkitkan minat belajar tersebut, banyak cara yang bisa digunakan. Anatara lain, pertama, dengan mebuat materi yang akan dipelajarai semenarik mingkin dan tidak membosankan, baik dari bentuk buku materi, desai pembelajaran yang membebaskan siswa mengeksplor apa yang dipelajari, melibatkan seluruh domain belajar siswa (kognitif, afektif, psikomotorik) sehingga siswa menjadi aktif, maupun performansi guru yang menarik saat mengajar. Kedua, pemilihan jurusan atau bidang  studi. Dalam hal ini, alangkah baiknya jika jurusan atau bidang studi dipilih sendiri oleh siswa sesuai dengan minatnya.

  

          Sikap

 

Dalam proses belajar, sikap individu dapat memengaruhi keberhasilan proses belajarnya. Sikap adalah gejala internal yang mendimensi afektif berupa kecenderungan untuk mereaksi atau merespons dangan cara yang relative tetap terhadap obyek, orang, peristiwa dan sebaginya, baik secara positif maupun negative (Syah, 2003).

Sikap siswa dalam belajar dapat dipengaruhi oleh perasaan senang atau tidak senang pada performan guru, pelajaran, atau lingkungan sekitarnya. Dan untuk mengantisipasi munculnya sikap yang negative dalam belajar, guru sebaiknya berusaha untuk menjadi guru yang professional dan bertanggungjawab terhadap profesi yang dipilihnya. Dengan profesionalitas,seorang guru akan berusaha memberikan yang terbaik bagi siswanya; berusaha mengambangkan kepribadian sebagai seorang guru yang empatik, sabar, dan tulus kepada muridnya; berusaha untuk menyajikan pelajaranyang diampunya dengan baik dan menarik sehingga membuat siswa dapat mengikuti pelajaran dengan senang dan tidak menjemukan; meyakinkansiswa bahwa bidang studi yang dipelajara bermanfaat bagi ddiri siswa.

 

          Bakat

 

Faktor psikologis lain yang memengaruhi proses belajar adalah bakat. Secara umum, bakat (aptitude) didefinisikan sebagai kemampuan potensial yang dimiliki seseorang untuk mencapai keberhasilan pada masa yang akan dating (Syah, 2003). Berkaitan dengan belajar, Slavin (1994) mendefinisikan bakat sebagai kemampuan umum yang dimilki seorang siswa untauk belajar. Dengan demikian, bakat adalah kemampuan seseorang menjadi salah satukomponen yang diperlukan dalam proses belajar seseorang. Apabila bakat seseorang sesuai dengan bidang yang sedang dipelajarinya, maka bakat itu akan mendukung proses belajarnya sehingga kemungkinan besar ia akan berhasil.

Pada dasarnya setiap orang mempunyai bakat atau potensi untuk mencapai prestasi belajar sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Karena itu, bakat juga diartikan sebagai kemampuan dasar individu untuk melakukan tugas tertentu tanpa tergantung upaya pendidikan dan latihan. Individu yang telah mempunyai bakat tertentu, akan lebih mudah menyerap informasiyang berhungan dengan bakat yang dimilkinya. Misalnya, siswa yang berbakat dibidang bahasa akan lebih mudah mempelajari bahasa-bahasa yang lain selain bahasanya sendiri.

Karena belajar jug dipengaruhi oleh potensi yang dimilki setiap individu,maka para pendidik, orangtua, dan guru perlu memerhatikan dan memahami bakat yang dimilki oleh anaknya atau peserta didiknya, anatara lain dengan mendukung,ikut mengembangkan, dan tidak memaksa anak untuk memilih jurusan yang tidak sesuai dengan bakatnya.

 

b. Factor-faktor eksogen/eksternal

 

Selain karakteristik siswa atau factor-faktor endogen, factor-faktor eksternal juga dapat memengaruhi proses belajar siswa.dalam hal ini, Syah (2003) menjelaskan bahwa faktaor-faktor eksternal yang memengaruhi balajar dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu factor lingkungan social dan factor lingkungan nonsosial.

 

1)                  Lingkungan social

 

a.      Lingkungan social sekolah, seperti ggggggguru, administrasi, dan teman-teman sekelas dapat memengaruhi proses belajar seorang siswa. Hubungan harmonis antra ketiganya dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk belajar lebih baikdisekolah. Perilaku yang simpatik dan dapat menjadi teladan seorang guru atau administrasi dapat menjadi pendorong bagi siswa untuk belajar.

b.      Lingkungan social massyarakat. Kondisi lingkungan masyarakat tempat tinggal siswa akan memengaruhi belajar siswa. Lingkungan siswa yang kumuh, banyak pengangguran dan anak terlantar juga dapat memengaruhi aktivitas belajarsiswa, paling tidak siswa kesulitan ketika memerlukan teman belajar, diskusi, atau meminjam alat-alat belajar yang kebetulan belum dimilkinya.

c.      Lingkungan social keluarga. Lingkungan ini sangat memengaruhi kegiatan belajar. Ketegangan keluarga, sifat-sifat orangtua, demografi keluarga (letak rumah), pengelolaankeluarga, semuannya dapat memberi dampak terhadap aktivitas belajar siswa. Hubungan anatara anggota keluarga, orangtua, anak, kakak, atau adik yang harmonis akan membantu siswa melakukan aktivitas belajar dengan baik.

 

2)                  Lingkungan non social.     

 

 Faktor-faktor yang termasuk lingkungan nonsosial adalah;

a.      Lingkungan alamiah, seperti kondisi udara yang segar, tidak panas dan tidak dingin, sinar yang tidak terlalu silau/kuat, atau tidak terlalu lemah/gelap, suasana yang sejuk dantenang. Lingkungan alamiah tersebut mmerupakan factor-faktor yang dapat memengaruhi aktivitas belajar siswa. Sebaliknya, bila kondisi lingkungan alam tidak mendukung, proses belajar siswa akan terlambat.

b.      Factor instrumental,yaitu perangkat belajar yang dapat digolongkan dua macam. Pertama, hardware, seperti gedung sekolah, alat-alat belajar,fasilitas belajar, lapangan olah raga dan lain sebagainya. Kedua, software, seperti kurikulum sekolah, peraturan-peraturan sekolah, bukupanduan, silabi dan lain sebagainya.

c.      Factor materi pelajaran (yang diajarkan ke siswa). Factor ini hendaknya disesuaikan dengan usia perkembangan siswa begitu juga denganmetode mengajar guru, disesuaikandengan kondisi perkembangan siswa. Karena itu, agar guru dapat memberikan kontribusi yang postif terhadap aktivitas belajr siswa, maka guru harus menguasai materi pelajaran dan berbagai metode mengajar yang dapat diterapkan sesuai dengan konsdisi siswa.    

 

Milikilah Penghasilan Tambahan Rp 5.314.320 per Bulan

Apakah Anda ingin punya Bisnis atau Penghasilan Tambahan tapi Tidak Punya Modal atau Takut Rugi?

“Mulai Sekarang, Saya akan Membantu Anda Memiliki Penghasilan Rp5.314.320 per Bulan Bahkan Lebih…
Dengan Modal Rp0 & Tanpa Risiko!!“

Jika Anda memiliki Handphone dan sedikit kemauan, sebenarnya Anda sudah memiliki syarat yang cukup untuk mendapatkan tambahan penghasilan jutaan rupiah dengan modal kecil bahkan Rp 0,-

Berapa anggaran yang harus Anda keluarkan setiap bulan untuk kebutuhan mengisi pulsa HP Anda? Tentunya tiap orang tidak sama, tapi rata-rata Rp70.000 – Rp100.000 per bulan. Saat ini, pulsa sudah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap pengguna HP dan merupakan sumber pengeluaran rutin tiap bulannya.

Jika Anda mau sedikit lebih jeli dalam menangkap sebuah peluang, Anda bisa menjadikan HP Anda bukan lagi sebagai Beban Pengeluaran, tetapi sebagai Sumber Penghasilan bagi Anda.

Selanjutnya, Saya Akan INFORMASIKAN Kepada Anda Bagaimana Mengubah HP Anda Menjadi Mesin Penghasil Uang!

BENEFITS!! BENEFITS!! BENEFITS!!

  • Tidak Ada Biaya Pendaftaran atau Iuran Apapun (100% GRATIS!!)
  • Harga Pulsa rata-rata SAMA dengan Harga Pasar
  • Repeat Order TINGGI, Karena Produk Sudah Umum Dipakai
  • Pasar LUAS: Ada Lebih dari 80 Juta Pengguna HP di Indonesia
  • Bukan Jualan & Tidak Ada Kewajiban Berjualan
  • Tidak Ada RISIKO RUGI, Karena Tidak Ada Kewajiban Stok Produk
  • Dijamin MUDAH Menjalankannya,
  • Terbukti Lebih Banyak yang Tertarik JOIN Dibandingkan dengan Bisnis yang Lain!!

KUNCI EMAS: Viral Marketing DYNASIS

Model bisnis yang menggunakan sistem member get member, untuk membangun jaringan pemakai. Viral Marketing adalah sistem pemasaran yang telah digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar di dunia, seperti Amazone.com, dll.

Dan kini, Anda memiliki kesempatan untuk memanfaatkan peluang di bisnis ini bagi peningkatan finansial Anda!!

Bukan MLM: karena tidak ada sistem peringkat, tidak ada biaya pendaftaran, tidak perlu/tidak harus seimbang, tidak ada kewajiban hadir di pertemuan/seminar, dll.

Bukan Money Game: karena tidak ada biaya pendaftaran & tidak ada mark-up harga yang berlebihan (harga standar: sama dengan harga pasar)!

Salah seorang member DYNASIS yang hanya dalam waktu 6 bulan telah dapat mencapai bonus yang sangat signifikan.

Perhatikan tabel bonus diatas.

Caranya Bagaimana?

Konsepnya sederhana:

Anda hanya MENGUBAH CARA BELANJA pulsa melalui DYNASIS dengan Harga Standar, kemudian Anda mereferensikan (mengajak) teman-teman dan keluarga Anda untuk beli pulsa dengan cara yang sama. Tanpa harus berjualan, Anda akan mendapatkan komisi dari setiap Transaksi pengisian pulsa yang dilakukan oleh jaringan Anda setiap bulan, selamanya.

Syaratnya Hanya 2:

  1. Anda harus punya HP.
  2. Melakukan pengisian pulsa minimal 1 kali dalam 1 bulan, dengan nominal pulsa bebas.

Samasekali tidak berat, bukan?

–o0o–

Tell Your Friend (TYF) Reward Program

Program pembagian keuntungan (profit sharing) berupa bonus setiap bulan yang diberikan kepada Anda sebagai kompensasi atas usaha Anda yang telah memperkenalkan bisnis ini kepada relasi-relasi Anda. Bonus tersebut dihitung dari setiap Transaksi pengisian pulsa yang dilakukan oleh Anda beserta jaringan Anda.

Keuntungan dari setiap transaksi penjualan pulsa oleh DYNASIS (BV) dibagi:
70% untuk member dan 30% untuk perusahaan.

Level Bonus
0 10% BV Trx Pemakaian Pribadi
1 6% BV Trx Pemakaian Member.
2 6% BV
3 6% BV
4 6% BV
5 6% BV
6 6% BV
7 6% BV
8 6% BV
9 6% BV
10 6% BV
  • BV (Business Value): margin keuntungan antara Harga Pulsa dengan HPP (Harga Pokok Pembelian). Misalnya Harga Pulsa Mentari 20.000 adalah Rp21.000; HPP Rp20.000, maka BV atau margin keuntungannya adalah Rp1.000. BV berbeda-beda untuk setiap Operator Selular dan untuk setiap nominal pulsa.
  • Trx Pemakaian Pribadi: transaksi (pengisian pulsa) yang dilakukan oleh HP Anda. Anda (Level-0) akan mendapatkan cash back sebesar 10% x BV dari setiap Trx Pemakaian Pribadi Anda (dimasukkan ke dalam bonus bulanan).
  • Trx Pemakaian Member: transaksi yang dilakukan oleh setiap member di jaringan Anda. Anda akan mendapatkan bonus sebesar 6% x BV dari setiap Trx Pemakaian Member sampai kedalaman Level-10 efektif (compressed system). Dengan demikian, Anda tidak akan mendapatkan bonus dari setiap Trx di Level-11 dst.
  • Level-1 (Frontline): semua member yang Anda sponsori langsung, atau posisinya di bawah Anda langsung. Jumlah member di Level-1 tidak dibatasi (unilevel; sistem matahari). Anda akan mendapatkan 6% x BV dari setiap Trx yang dilakukan oleh setiap Level-1 Anda setiap bulan.
  • Level-2: semua member yang disponsori oleh Level-1 Anda, atau posisinya di bawah Level-1 Anda langsung. Anda akan mendapatkan 6% BV dari setiap Trx yang dilakukan oleh setiap Level-2 Anda setiap bulan. Demikian seterusnya untuk level-level berikutnya.

Perhatikan contoh dibawah ini bagaimana anda bisa menghasilkan UANG dengan jumlah TAK TERBATAS!

Contoh 1: Mengajak 3 Orang Teman

Asumsi:

  • Bulan pertama Anda hanya merekrut 3 orang, selanjutnya tidak merekrut lagi.
  • Jaringan member Anda juga melakukan hal yang sama (terduplikasi sempurna) sampai Level-10.
  • Setiap member hanya melakukan 1 kali Trx/bulan, dengan nominal sebesar Rp10.000/orang.
  • BV (Business Value) sebesar Rp1.000/Trx.
  • Bonus Trx Level-1 s/d Level-10 (6% BV) = Rp60.
  • Bonus Trx Level-0 (pemakaian pribadi) diabaikan.
Level Jumlah Member Bonus (Rp)/trx Bonus (Rp)/bln
1 3 60 180
2 9 60 540
3 27 60 1.620
4 81 60 4.860
5 243 60 14.580
6 729 60 43.740
7 2.187 60 131.220
8 6.561 60 393.660
9 19.683 60 1.180.980
10 59.049 60 3.542.940
Total 88.572 60 5.314.320

Maka bonus Anda pada bulan ke-10 adalah Rp 5.314.320/bulan

Contoh 1: Mengajak 5 Orang Teman

Asumsi:

  • Bulan pertama Anda hanya merekrut 5 orang, selanjutnya tidak merekrut lagi.
  • Jaringan member Anda juga melakukan hal yang sama (terduplikasi sempurna) sampai Level-10.
  • Setiap member hanya melakukan 1 kali Trx/bulan, dengan nominal sebesar Rp10.000/orang.
  • BV (Business Value) sebesar Rp1.000/Trx.
  • Bonus Trx Level-1 s/d Level-10 (6% BV) = Rp60.
  • Bonus Trx Level-0 (pemakaian pribadi) diabaikan.
Level Jumlah Member Bonus (Rp)/trx Bonus (Rp)/bln
1 5 60 300
2 25 60 1.500
3 125 60 7.500
4 625 60 37.500
5 3.125 60 187.500
6 15.625 60 937.500
7 78.125 60 4.687.500
8 390.625 60 23.437.500
9 1.953.125 60 117.187.500
10 9.765.625 60 585.937.500
Total 12.207.030 60 732.421.800

Maka bonus Anda pada bulan ke-10 adalah Rp 5732.421.800/bulan

Perlu diingat, kenyataanya pemakaian pulsa setiap orang per bulan pasti lebih dari Rp 10.000,-. Maka penghasilan bulanan anda juga bisa berlipat-lipat!

–o0o–

Cara Mendaftar Menjadi Member DYNASIS

Silakan Anda mengirimkan SMS kepada referral (calon sponsor) Anda, dalam hal ini adalah saya (Eko Suprapto), dengan format SMS sbb:

Reg.NoHP_Anda.Nama_Anda.Nama_Bank.NoRek_Bank

Contoh:
Reg.08123456789.Eko Suprapto.BCA.4370631323

Jika tidak memiliki rekening bank:

Reg.NoHP_Anda.Nama_Anda.-.-

Contoh:
Reg.08123456789.Eko Suprapto.-.-

Kirim SMS Anda ke: 08883774461

Catatan:

  • Pendaftaran di DYNASIS tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melalui referral (orang yang memperkenalkan usaha ini kepada Anda).
    Karena proses registrasi hanya bisa dilakukan melalui No.HP yang sudah terdaftar sebagai Member DYNASIS.
  • No. Rekening Bank Anda akan dirahasiakan (tidak dipublikasikan) demi menjaga keamanan dan privacy Anda.
    Rekening bank diperlukan untuk transfer bonus Anda oleh DYNASIS.
  • Jika Anda masih bingung, jangan ragu-ragu untuk bertanya kepada saya di No.HP:08883774461 (bisa via SMS).

Setelah terdaftar menjadi Member DYNASIS, Anda akan menerima SMS dari DYNASIS yang menyatakan bahwa No.HP Anda sudah terdaftar, dan Anda akan mendapatkan No.ID & PIN Anda.

Catat & simpan No.ID & PIN Anda jangan sampai hilang atau lupa!

No.ID & PIN tsb akan Anda butuhkan untuk keperluan:

  • Menggunakan Menu Layanan SMS di DYNASIS (Transaksi pengisian pulsa, registrasi member, pembelian deposit, cek jaringan, dll).
  • Akses (masuk) ke Member Area di web http://www.dynasis.net
    Di bagian Member Area, terdapat Menu: profil Anda, database jaringan Anda, pertambahan member di jaringan Anda berdasarkan tanggal, & download Buku Manual DYNASIS*.

Bonus bagi Member Baru

Sebagai member baru, secara otomatis Anda juga akan mendapatkan:

  1. Bonus deposit Rp500 dari DYNASIS, GRATIS untuk Anda!!
  2. Web Replika Pribadi dari DYNASIS, GRATIS tanpa dipungut biaya apa pun!!

Anda bisa menggunakan Web Replika DYNASIS (web seperti yang sedang Anda baca ini) untuk sarana promosi online. Anda juga bisa menggunakannya untuk menawarkan (mempresentasikan) usaha ini kepada rekan-rekan Anda yang di luar kota. Anda tinggal menginformasikan alamat (URL) Web Replika Pribadi milik Anda, via telepon atau SMS, kepada mereka dan minta mereka untuk mempelajarinya. Mudah, bukan?

*Buku Manual DYNASIS:

Berisi panduan lengkap tentang Konsep & Paradigma bisnis Viral Marketing, serta petunjuk teknis tentang Cara Menggunakan Menu Layanan SMS DYNASIS secara detail. GRATIS!! GRATIS!! GRATIS!!

Anda bisa menggunakan buku tsb untuk proses edukasi ke jaringan member Anda, sehingga Anda tidak perlu capek-capek menjelaskan secara detail setiap teknis penggunaan Menu Layanan SMS DYNASIS kepada setiap orang. Tinggal Anda duplikasikan saja! Sangat praktis, bukan?

Transaksi – Pengisian Pulsa (Trx)

Pengisian pulsa (Trx) di DYNASIS bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja (24 jam). Anda tinggal mengirimkan SMS melalui HP Anda ke No.SMS Center DYNASIS, dengan format SMS seperti dalam brosur. Trx atau pengisian pulsa dapat dilakukan ke No.HP Anda sendiri, atau ke No.HP orang lain, baik member ataupun nonmember DYNASIS (Anda sudah dihitung melakukan Trx – pengisian pulsa).

Agar dapat melakukan pengisian pulsa, terlebih dahulu Anda harus memiliki deposit di DYNASIS, minimal sebesar Harga Pulsa yang akan Anda isikan.

Cara Pembelian Deposit

Anda bisa menggunakan salah satu dari 3 cara berikut:

  1. Transfer via bank ke rekening DYNASIS. Prosedur & teknisnya bisa Anda pelajari di brosur & Buku Manual DYNASIS.
  2. Beli deposit ke sponsor/upline Anda. Hal ini memungkinkan untuk pengembangan offline, tidak dianjurkan untuk pengembangan online!
  3. Beli deposit cash ke Kantor DYNASIS di kota Malang, atau Galery Service yang ditunjuk.

Untuk mempelajari lebih jauh tentang teknis penggunaan Menu Layanan SMS DYNASIS, silakan Anda download Brosur & Daftar Harga Pulsa.

–o0o–

Ambil Keputusan… Bergabunglah Sekarang Juga!!
Jangan Sia-siakan Kesempatan Emas Ini!!.
Kalaupun Nanti Anda Gagal, Toh Anda Tidak akan Kehilangan Apa-apa!.

Ketik SMS dengan format:

Reg.NoHP_Anda.Nama_Anda.Nama_Bank.NoRek_Bank

Contoh:
Reg.08883774461.Eko Suprapto.BCA.0480915682

Kirim SMS Anda ke: 08883774461

Ada lebih dari 60 juta pengguna HP di Indonesia (data tahun 2006) yang menunggu untuk Anda perkenalkan usaha ini. Dan Anda bisa memulai dari keluarga & teman-teman terdekat Anda. Ingat, perkembangan jaringan member DYNASIS sangat cepat! Sangat mungkin jika keluarga & teman-teman Anda keburu disponsori oleh orang lain! Jadi, kenapa bukan Anda yang mensponsori mereka??

Tidak ada paksaan untuk bergabung di bisnis ini! Tidak ada seorang pun yang berhak memaksa Anda! Keputusan hidup Anda ada di tangan Anda! Dan saya percaya, Anda cukup bijak & cerdas dalam memilih sebuah peluang!

–o0o–Jika anda menginginkan berkonsultasi lebih lanjut, jangan ragu – ragu untuk menghubungi saya.

Hormat Saya,
Eko Suprapto
HP:  08883774461

Film Fitna Gratis

Setelah semua saluran untuk donwload film Fitna ditutup, banyak teman-teman yang masih belum mengetahui dan bahkan belum mendapatkan film tersebut. Padahal mereka sangat membutuhkannya. Terkait dengan hal tersebut, maka saya menyiapkan film fitna secara gratis. Insya Allah akan kami kirim film tersebut ke alamat Bapak, Ibu yang membutuhkan lewat pos saja, karena lewat email terlalu besar sehingga tidak bisa. Untuk selanjutnya mohon Bapak, Ibu yang berminat film Fitna tersebut menghubungi saya di Hp 08883774461 atau di email: sitieko@yahoo.co.id

Saya hanya mengharap Bapak/ Ibu yang menginginkan film Fitna tersebut benar-benar untuk perlu kajian Islam bukan untuk tindakkan anarkis dan atau terorisme. Nah setelah diadakan kajian Islam, kemudian harus diupayakan adanya sikap nyata, maka untuk mengespresikan sikap seyogyanya dengan cara yang baik dan santun. Segala bentuk kekerasan akan menambah beban derita intern Umat Islam dan akan menjadi problem tersendiri. Baca lebih lanjut

Tadabur ke Candi Dadi

Kemarin santri-santri dari kelas 5 SD Al Azhaar Tulungagung mengadakan tadabur alam ke candi dadi. Candi Dadi berada di Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung tepatnya di desa Wajak Kidul.

Aku niatkan untuk ikut mendampingi santri dalam penjelajahan ke candi tersebut. Sebelum berangkat rombongan santri diberi pengarahan oleh Ust Maksum sebagai Kepala Sekolah SD. Dalam pengarahan tersebut Ustad Maksum menekankan agar para santri berhati-hati dalam perjalanan, disiplin dan mentaati peraturan yang di sampaikan oleh ustad-ustadzah pendamping.

Setelah pengarahan dari Bapak Kepala sekolah para santri juga mendapat pengarahan dari Ustad Nurudin Andriana beliau merupakan waka kesiswaan di SD Al azhaar. Dalam pengarahannya Ustadz Nurudin Andriana mengajak para santri kelas 5 agar bersahabat dengan alam tidak mencorat-coret, memetik pepohonan dan lain-lain.

Kemudian rombongan berangkat sekitar jam 09.00 dengan beberapa kendaraan dari wali santri dan bis milik lembaga. Rombongan tiba di pos pendakian di desa Wajak kidul singgah di rumah penduduk untuk persiapan pendakian.

Setibanya di pos ini para santri mendapat pengarahan dari Ustd Dwi Afrianto sebagai petunjuk jalan. Dalam pengarahannya Ustad Dwi Afrianto mengingatkan para santri agar tidak membawa barang-barang yang memberatkan seperti tas yang besar cukup membawa minum dan snack saja. Kemudian rombongan berangkat dengan berjalan kaki yang di pandu oleh Ustadz Dwi langsung sebagai petunjuk jalan.

Bersama para santri Ustadz-ustadzah pendamping Ustadz Heru Saifudin (guru bahasa Inggris), Ustadz Mukhlison (guru Sains), Ustadz Rabono bagian dokumentasi, Ustadzah Erna Widyastuti, Ustadzah Anik Farida dan Ustadzah Ismi rombongan bergerak naik menuju puncak menggapai candi Dadi.

Dalam perjalanan pendakian alhamdulillah para santri berhasil sampai ke puncak walaupun ada beberapa santri yang bersusah payah untuk sampai di puncak. Seperti Thoriq, Ervi, Intan dll.

Sesampai di puncak tepatnya di lokasi candi rombongan bersitirahat sejenak sambil minum dan makan snack bersama. Kemudian setelah selesai istirahat sejenak para santri berkumpul untuk mendengarkan cerita dari Ustadz Dwi Afrianto tentang sejarah dari candi Dadi itu.

Setelahn para santri selesai mendapatkan materi dari Ustadz Dwi kemudian rombongan kembali turun ke pos pemberhentian. Disini rombongan istirahat makan siang dan dilanjutkan sholat di masjid kemudian terus langsung pamitan kepada pemilik rumah terus perjalanan dilanjutkan menuju Musium Kabupaten di jalan Tulungagung Boyolangu. Sesampai di sana rombongan merasa kecewa karena Musium sudah di tutup sehingga rombongan hanya bisa melihat koleksi penionggalan sejarah lewat kaca pintu dan jendela saja. Terus rombongan melanjutkan perjalanan pulang.