Mendekatkan diri kepada Allah

Kiat agar hati kita selalu dekat dengan Allah;

  1. Sholat 5 waktu, berdoa dan berdzikir/mengingat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’alla. Karena hanya dengan berdo’a dan berdzikir kepada Allah-lah hati kita menjadi lembut, tenang, dan damai sehingga kita akan merasa dekat dengan Allah Subhanahu Wa Ta’alla.
  2. Sholat tahajud, dengan sholat tahajud perasaan kita akan lebih tenang karena kedekatan kita kepada Allah semakin terasa. Hal ini terjadi karena di dalam kesunyian malam terdapat kondisi yang tenang dan hening sehingga konsentrasi pikiran menjadi bening. Di tengah malam yang heninglah diri kita akan lepas dari pikiran-pikiran kesibukan dunia, hingga pada saat sholat tahajud kita jalankan dengan khusu’.
  3. Ingat mati, dengan mengingat kematian kita akan semakin bersemangat untuk beribadah kepada Allah. karena dengan matinya diri kita segalanya akan hilang kecuali amal ibadah kita. Kematian sebenarnya sangat dekat dengan kita, malah lebih dekat dari urat leher dan kematian bisa datang secepat kilat menjemput kita.
  4. Membayangkan tidur di alam kubur, bayangkanlah tidur di dalam kuburan yang sempit, gelap dan sunyisepi di saat kita mati nanti. Siapa yang akan menemani kita di dalam kubur nanti kalau bukan amal kebaikan kita sewaktu hidup di dunia.
  5. Membayangkan kedahsyatan siksa neraka, siksaan adalah suatu hal yang sangat kita takuti. Bagaiamana menghidari siksaan neraka? Hanya dengan beribadah yang tekun dan bersungguh-sungguh, berdo’a, selalu menginggat Allah berbuat kebajikan, menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya kita akan terhindar dari siksa neraka. Ya Allah jauhkanlah kami dari siksa neraka-Mu, karena kami sangat takut akan panasnya api neraka-Mu. Ya Allah bimbinglah kami agar dapat memanfaatkan sisa hidup kami ini untuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Mu…
  6. Membayangkan nikmatnya surga Allah, dunia hanya sebagai tempat sementara bagi kita. Kesenangan tidak akan kekal dunia, hari ini kita senang belum tentu besok kita senang juga. karena kesengan dunia sifatnya hanya sementara saja dibandingkan dengan kenikmatan di akhirat yang kekal selamanya. Semoga kita dapat selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya sehingga kita akan meraih Surga-Nya. Amin ya Robbal ‘Alamin.
  1. Cara yang simpel, tapi lebih sulit dari yang dipikir..
    makasih ya, udah ingatkan saya..

  2. Thanks!,

    • zadita
    • April 29th, 2009

    makasih… bgt
    gw gi butuh bgt.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: